Wipers, kalau kita baca buku ekonomi, buku
yang sering kita pegang, katakan karya Sadono Sukirno, buku bagus, tapi kalau
hanya dibaca tidak dipraktekkan. Apakah berguna ilmunya? Begitupun Al Qur’an. Kalau sekadar dibaca tapi tidak diamalkan, tidak
akan ada manfaatnya. Demikian lugas Ustadz Muhammad Zuhri dalam Festival
Ramadhan 1436 H STIE Widya Persada, Warung Buncit, Jakarta (4/7/15).
Surat Cinta
Sang Pencipta
Dalam tausiyah menjelang berbuka puasa ini, Ustadz
Zuhri menukil Al Baqarah surah 85: Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al Qur’an
yang menjadi petunjuk bagi manusia dan menjadi pembeda antara yang hak dan
batil. Kemudian Rasulullah juga bersabda: Barangsiapa yang membaca Al Qur’an, di tiap hurufnya mendapatkan
10 kebaikan.
Ustadz Zuhri mengilustrasikan, ketika kita membaca alif-lam-mim,
kita mendapatkan 30 kebaikan. Bayangkan, kalau kita sudah khatam. Berapa
huruf sudah yang kita lafalkan dan berapa pahala yang kita dapatkan? Kalau satu
hari satu juz kita baca, dalam sebulan kita sudah akan khatam. Berarti dalam setahun
kita berkesempatan 12 kali khatam Berapa pahala yang akan kita dapatkan? Luar biasa
banyak. Tapi ternyata tidak selesai sampai di situ. Kita tidak sertamerta meraih
pahalanya.
“Kalau Al Qur’an kita baca sampai khatam, balik lagi, khatam lagi. Kalau tidak diamalkan dalam kehidupan seharihari, tidak ada manfaatnya. Allah baru akan memberikan ganjaran pahala 10 kebaikan ketika Al Qur’an diamalkan dalam kehidupan seharihari,” jelasnya.
“Kalau Al Qur’an kita baca sampai khatam, balik lagi, khatam lagi. Kalau tidak diamalkan dalam kehidupan seharihari, tidak ada manfaatnya. Allah baru akan memberikan ganjaran pahala 10 kebaikan ketika Al Qur’an diamalkan dalam kehidupan seharihari,” jelasnya.
Maka sesungguhnya membaca dilanjutkan dengan mengamalkannya,
merupakan satu kesatuan dalam upaya membumikan Al Quran. Namun, di satu sisi, ketika
ghirah membaca Al Qur’an masih menjadi pekerjaan rumah umat, upaya mengamalkannya
pun menjadi tantangan tersendiri.
“Makanya ada sebuah ungkapan, yang membaca Al Qur’an
diikutkan lomba MTQ dapat piala. Tapi kalau yang mencoba mengamalkan Al Qur’an
dengan sesungguhnya, banyak yang dapat penjara,” imbuhnya.
Ustadz Zuhri mengajak kita untuk berkonsisten
menjadikan Al Qur'an sebagai pedoman hidup dengan senantiasa membaca dan mengamalkannya,
karena sejatinya Al Qur’an merupakan bentuk surat cinta Sang Khaliq untuk UmatNYA.
“Inilah bulan Ramadhan di mana diturunkan Al Qur’an. Bagaimana kita harus menjadikannya sebagai pedoman dan petunjuk hidup kita. Inilah surat cinta Allah kepada manusia. Ketika Adam diciptakan lalu iblis menolak sujud kepadanya, akhirnya ia dikutuk Allah dan memproklamirkan diri berjanji akan mejerumuskan manusia dalam neraka. Namun karena Allah mencintai manusia, agar manusia tidak bisa dijerumuskan, Allah menurunkan para nabi dan rasul serta kitab-kitabnya,” pungkasnya.
“Inilah bulan Ramadhan di mana diturunkan Al Qur’an. Bagaimana kita harus menjadikannya sebagai pedoman dan petunjuk hidup kita. Inilah surat cinta Allah kepada manusia. Ketika Adam diciptakan lalu iblis menolak sujud kepadanya, akhirnya ia dikutuk Allah dan memproklamirkan diri berjanji akan mejerumuskan manusia dalam neraka. Namun karena Allah mencintai manusia, agar manusia tidak bisa dijerumuskan, Allah menurunkan para nabi dan rasul serta kitab-kitabnya,” pungkasnya.
Festival Ramadhan prakarsa murni independen mahasiswa STIE Widya
Persada Warung Buncit gabungan kelas Sabtu, Pagi, dan Malam ini mengambil tema: “Menuntut
Ilmu Adalah Taqwa, Menyampaikan Ilmu Adalah Ibadah Dalam Berbagi dan Mempererat
Tali Silaturahim di Bulan Suci Ramadhan
1436 H” .
Festival pun diisi beragam agenda acara dan keriaan antara lain; santunan dan pemberian hadiah untuk membahagiakan anak-anak yatim, lomba Qari dan Qariah serta Ceramah Agama, dan presentasi Travel Haji ‘Road to Baitullah’. Hadir dalam kegiatan tersebut Ibu Intan Arsitia, Bapak Irwanuddin, Bapak Sadarman, Bapak Isnardono serta Ketua Panitia Kakak Jumani.
Puket I, Ibu Dr. Intan Arsitia, SE. MM berfoto bersama para pemenang lomba |
Awesome!!!
BalasHapusThanks for attention And help documenting every event and campus activities with them to in writing .
Be cool, be good, and be better. Cheers :)
Good job guys ^^
makasih atensinya, Juli!
Hapusmaaf ga bisa dateng kemaren, bentrok sama acara keluarga :(,
BalasHapussekalian deh gw mw ucapin minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir batin
kalian luar biasa
kita luar biasa
blom lama kenal tapi udah kliatan kerennya :D
keep together bro sist :)